Sakitmu adalah jalan untuk membuka buku sebagai panggung. Dan penamu sebagai penari yang akan menari tanpa batas waktu.
Keduanya menggelar pertunjukan untuk menampung fikiranmu yang berkelana menerobos batas keterbatasan tatkala fisik tak mampu.
Berbahagialah. Pena dan Buku akan menjadi obat kesendirian diatas pembaringan. Menahan rasa sakit yang kian menggoda keimanan. Sabar menjadi kunci
andalan disaat semua tak sesuai harapan.
Hadirkan Tuhan dalam setiap pertunjukan tarianmu itu.
Agar Tuhan menyertaimu dalam eksotisnya penamu.
Menghasilkan buah karya menawan tiada dua.
Surakarta, 09 Desember 2017
#Salam Literasi
#Mari Berekspresi

Tidak ada komentar:
Posting Komentar