Kopi sudah menjadi bagian yang tak terpisahkan dalam deretan
perjalanan hidup ini. Layaknya sahabat yang bisa kolaborasi. Kopi yang
menawarkan kemolekan citarasa ingin segera dinikmati. Begitupun dengan diriku
yang tertawan ingin segera menikmati. Mengisi ruang kosong dalam hidup ini. Namun harus diakui kopi bukan satu satunya sahabat terbaik. Masih banyak
sahabat disela sela kehidupan yang manusia lewati. Termasuk al-Quran sahabat
terbaik penuntun kehidupan. (15 Februari 2018)
Bergulatlah perasaanmu denganNya. Jika toh bercerita padaku
tak ada gunanya. Redamlah ego yang ganas membelenggu. Murnikan hanya Dia yang
perlu tau. Aku akan mencoba untuk mundur berlahan. Agar cerita yang semu
untukku tak sampai terdengar. Doakan saja semoga dirindukan untuk segera
memulai. Aku masih jauh dari Dia dan juga dia. Entah kapan mendekat. Aku sempat berfikir, kapan lagi
kalo tidak hari ini dan sekarang. Entahlah, masih ada yang berkecamuk dalam
hati. Sangat keras. harusnya aku segera bergegas menyusul diaku untuk ku persembahkan kepada orangtuaku. (15 Juni 2017)
#Salam Literasi
#Mari Berekspresi
#Salam Literasi
#Mari Berekspresi





