Aku tak lupa, waktu itu adalah hari bahagiamu
Aku juga ingat bahwa hari itu pertanda petaka bagiku
Pustaka rasa bersamaku akan terabaikan
Berada di rak sudut ruangan ingatanmu
Sudut jauh, yang tak mungkin kamu sentuh
Dibiarkan lusuh dimakan waktu
Akupun sama, tak berani menjamah
Sedikit mencoba membuka memori saja tak mampu
Aku sadar diri
Dulu
Aku mengabaikan jari manisnu
Harusnya aku yang menghiasi kala itu
Dan menjadikanmu ratu
Aku sempat berhalu
Setiap malam kita akan ba bi bu
Dengan kepalamu dipundaku
Tangan ku mengusap pelan kepalamu
Bercerita tentang haha hihi dan huhu
Membuka lembaran pustaka rasa kita dulu, satu satu
Sampai mata kita berat seperti di diikat batu
Terpejam dalam asa yang satu
Esoknya kita melengkapi pustaka baru
Haha,
Kini tertawaku hanya pelipur lara
Menangispun sudah tak guna
Saat aku ingat itu semua
Kamu sudah bahagia bersamanya
Aku tak bisa buat apa-apa
Selain doa
Penuh harap kita bisa bersua dalam pustaka rasa
Sekalipun hanya mimpi semata.
Kos Uns, Solo, 20.10.21
Cherik Aghe